FaktaIndonesia.id - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituntut satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan oleh JPU terkait kasus dugaan pe...
FaktaIndonesia.id - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituntut satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan oleh JPU terkait kasus dugaan penodaan agama.
Tuntutan tersebut berdasarkan pada pidato Ahok di Kepulauan Seribu yang membawa-bawa surat Al-Maidah Ayat 51 yang dinilai meresahkan masyarakat dan menimbulkan kesalahpahaman antargolongan
Imam Besar FPI (Front Pembela Islam), Habib Rizieq Syihab tampak geram. Dalam pidatonya di hadapan ribuan massa FPI, Habib Rizieq mengaku sangat kecewa dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Itu artinya, kata Rizieq, Ahok akan bebas. “Ini kalau besok pengadilan Ahok memutuskan Ahok bebas….,” kata Habib Rizieq yang disambut dengan semangat revolusi oleh jamaah FPI.
“Apakah yakin saudara revolusi? Saya tanya dulu, Anda jujur, jawab dulu pertanyaannya? Aksi damai atau revolusi? Aksi super damai atau revolusi? Aksi hyper damai atau revolusi?” tanya Habib Rizeq dalam rekaman video yang beredar luas melalui media WhatsApp sampai Senin (24/4/2017) pagi.
Ribuan jamaah FPI itu konsisten menjawab revolusi. “Yakin revolusi…, siapa yang yakin revolusi, berdiri…! Takbiiiir.., siap revolusi! Siap revolusi!,” tanya Habib Rizieq disambut lantang jamaah FPI sambil berdiri. Mereka pun serentak diajak menyanyikan lagu ‘ayo revolusi sekarang juga’.
Habib Rizieq kemudian menyatakan bahwa sikap ini harus didengar oleh presiden, harus dilihat oleh presiden.
“Jangan main-main dengan umat Islam. Kami tidak akan melakukan revolusi kalau hukum ditegakkan, kami tidak akan melakukan revolusi kalau negeri kita tidak dijual kepada asing, kami tidak akan melakukan revolusi kalau penista agama dihukum setimpal, kami tidak akan melakukan revolusi kalau rakyat tidak dibuat susah, kami tidak akan melakukan revolusi kalau agama Islam tidak dipermainkan. Kalau negeri dijual ke asing, Islam dipermainkan, rakyat dibuat sengsara, maka, jalan keluarnya adalah revolusi,” jelas Habib Rizieq disambut gegap gempita anak buahnya di FPI.
Pidato Habib Rizieq ini, konon benar-benar sudah didengar Presiden Jokowi. Beredar rumor di jejaring sosial, Habib Rizieq Selasa (25/4/2017) akan dipanggil Polda Metro bersama Habib Muhsin Alatas. Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Metro DKI Jakarta.
Tuntutan tersebut berdasarkan pada pidato Ahok di Kepulauan Seribu yang membawa-bawa surat Al-Maidah Ayat 51 yang dinilai meresahkan masyarakat dan menimbulkan kesalahpahaman antargolongan
Imam Besar FPI (Front Pembela Islam), Habib Rizieq Syihab tampak geram. Dalam pidatonya di hadapan ribuan massa FPI, Habib Rizieq mengaku sangat kecewa dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Itu artinya, kata Rizieq, Ahok akan bebas. “Ini kalau besok pengadilan Ahok memutuskan Ahok bebas….,” kata Habib Rizieq yang disambut dengan semangat revolusi oleh jamaah FPI.
“Apakah yakin saudara revolusi? Saya tanya dulu, Anda jujur, jawab dulu pertanyaannya? Aksi damai atau revolusi? Aksi super damai atau revolusi? Aksi hyper damai atau revolusi?” tanya Habib Rizeq dalam rekaman video yang beredar luas melalui media WhatsApp sampai Senin (24/4/2017) pagi.
Ribuan jamaah FPI itu konsisten menjawab revolusi. “Yakin revolusi…, siapa yang yakin revolusi, berdiri…! Takbiiiir.., siap revolusi! Siap revolusi!,” tanya Habib Rizieq disambut lantang jamaah FPI sambil berdiri. Mereka pun serentak diajak menyanyikan lagu ‘ayo revolusi sekarang juga’.
Habib Rizieq kemudian menyatakan bahwa sikap ini harus didengar oleh presiden, harus dilihat oleh presiden.
“Jangan main-main dengan umat Islam. Kami tidak akan melakukan revolusi kalau hukum ditegakkan, kami tidak akan melakukan revolusi kalau negeri kita tidak dijual kepada asing, kami tidak akan melakukan revolusi kalau penista agama dihukum setimpal, kami tidak akan melakukan revolusi kalau rakyat tidak dibuat susah, kami tidak akan melakukan revolusi kalau agama Islam tidak dipermainkan. Kalau negeri dijual ke asing, Islam dipermainkan, rakyat dibuat sengsara, maka, jalan keluarnya adalah revolusi,” jelas Habib Rizieq disambut gegap gempita anak buahnya di FPI.
Pidato Habib Rizieq ini, konon benar-benar sudah didengar Presiden Jokowi. Beredar rumor di jejaring sosial, Habib Rizieq Selasa (25/4/2017) akan dipanggil Polda Metro bersama Habib Muhsin Alatas. Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Metro DKI Jakarta.