Fitnah keji lawan politik kerap mendera Presiden Jokowi sebagai orang yang anti-Islam dan anti-ulama. Namun, kalau kita mau sedikit saja jeli, faktanya Presiden Jokowi begitu dekat dengan para ulama di Indonesia. Fakta ini dapat dilihat dengan seringnya Presiden Jokowi mengundang para ulama ke Istana atau menghadiri undangan para ulama ini.
FAKTA INDONESIA - Fitnah keji lawan politik kerap mendera Presiden Jokowi sebagai orang yang anti-Islam dan anti-ulama. Namun, kalau kita mau sedikit saja jeli, faktanya Presiden Jokowi begitu dekat dengan para ulama di Indonesia. Fakta ini dapat dilihat dengan seringnya Presiden Jokowi mengundang para ulama ke Istana atau menghadiri undangan para ulama ini.
Baru-baru ini bahkan dalam rangka menyambut HUT Indonesia ke-73 para ulama dari penjuru Indonesia diundang, dan istana 'dipenuhi' dengan lantunan shalawat dan doa, serta mars cinta tanah air, ya lal wathan.
Para hater Jokowi sering menuduh presiden Indonesia ini sebagai anti ulama dan melakukan kriminalisasi ulama. Maklum, namanya juga haters. Faktanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terbukti sangat dekat dengan tokoh agama, termasuk para ulama Tanah Air. Kedekatan itu terlihat dengan seringnya Presiden Jokowi mengundang mereka ke Istana, atau sebaliknya menghadiri undangan mereka.
Dalam beberapa kesempatan, Jokowi menggandeng erat tangan para ulama tersebut saat berjalan. Seperti ada pesan yang ingin disampaikan Jokowi di balik arti genggaman tangan itu. Berikut ini tokoh ulama yang tangannya digenggam erat Jokowi saat berjalan:
1. Jokowi Genggam Tangan KH Maruf Amin dan Memilihnya sebagai Cawapres
Peristiwa ini terjadi saat Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin acara zikir dan doa bersama yang digelar di halaman Istana Merdeka, Jakara, Rabu (1/8). Acara ini merupakan rangkaian HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejumlah ulama hadir salah satunya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.
Saat memasuki pelataran Istana Negara, Jokowi dengan sangat hati-hati menggenggam tangan KH Ma’ruf saat hendak menuruni anak tangga. Kedekatan Jokowi dangan ketua MUI bukan kali ini, beberapa kali Jokowi secara khusus mengundang KH Ma’ruf untuk sekadar berdiskusi mengenai permasalahan bangsa.
Dan kemarin, 9/8/018 Jokowi memilih KH Ma’ruf Amin sebagai Cawapres 2019.
2. KH Maimun Zubair
Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat menggenggam tangan Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Maimun Zubair saat menghadiri acara zikir kebangsaan dan peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional I Majelis Dzikir Hubbul Wathon di Gedung Serbaguna 2, Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur pada Rabu 21 Februari 2018.
Tangan KH Maimun Zubair digenggam saat berjalan menuju panggung utama yang didampingi oleh KH Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin berserta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
3. Jokowi “Mesra” dengan Habib Lutfhi
Kedekatan Presiden Jokowi dengan Habib M Luthfi Bin Yahya tergambar dalam foto yang diunggah Komisaris Utama PT Adhi Karya Fadjroel Rahman, dalam akun twitternya @fadjroel saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H bersama Habib Luthfi di Gedung Kanzus Sholawat, Pekalongan, Jawa Tengah. Acara yang digelar Minggu 8 Januari 2017 lalu.
Dalam foto tersebut tergambar jelas Jokowi yang mengenakan sarung merah marun dengan jas hitam serta berpeci itu tampak tersenyum. Jemari tangan sang Presiden menggenggam erat jari Habib Luthfi saat berjalan di atas karpet merah.
4. Jokowi Sangat Hormati KH Masbuhin Faqih
Saat berkunjung ke Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin di Gresik, Jawa Timur, Presiden Jokowi menggelar pertemuan tertutup dengan pengasuh ponpes, KH Masbuhin Faqih pada Kamis, 8 Maret 2018. Jokowi terlihat sangat akrab dengan KH Masbuhin Faqih. Dia juga terlihat menggandeng tangan KH Masbuhin Faqih saat berjalan dan melakukan foto bersama.
Nah, dengan bukti-bukti “kemesraan” Jokowi dengan para Ulama di atas apakah anda masih tetap percaya propaganda hitam bahwa Jokowi anti ulama?
(Islam-Institute)




