Saat Ahok Masih Gubernur, DPRD Nggak Berani Berkutik, Anies Mau Naik DPRD Mulai 'Nakal'

FAKTA INDONESIA - Ahok adalah musuh DPRD. Keberadaan Ahok tidak disenangi oleh anggota DPRD. Mereka tidak bisa bermain-main terhadap anggar...

FAKTA INDONESIA - Ahok adalah musuh DPRD. Keberadaan Ahok tidak disenangi oleh anggota DPRD. Mereka tidak bisa bermain-main terhadap anggaran. Ahok benar-benar menjaga betul APBD DKI dari permainan anggota DPRD. Pada tahun 2015, Ahok pernah bersitegang terhadap anggota DPRD DKI. Ahok bahkan sampai marah-marah terhadap mereka.

Hubungan Ahok dan DORD DKI yang memanas berawal dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2015 yang diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Perbedaan sangat signifikan mencapai Rp 12,1 triliun antara versi Ahok dan versi DPRD. Inilah yang kerap disebut-sebut Ahok sebagai “anggaran siluman”. Ahok juga ngotot tidak mau memenuhi permintaan DPRD yang menginginkan kenaikan uang makan Rp 2 juta.

Kengototan Ahok menyerang DPRD membuat pada Pilkada DKI 2017, banyak anggota DPRD yang tidak ingin Ahok kembali menjadi gubernur DKI. Wakil DPRD DKI, M. Taufik getol sekali menyerang dan mendikreditkan Ahok. Dia menjadi timses kubu Anies-Sandi. Begitu pun Haji Lulung. Ahok bisa dikatakan sebagai musuh para anggota DPRD DKI Jakarta.

Kekalahan Ahok di Pilkada ditambah masuk penjara adalah berita yang sangat menggembirakan anggota DPRD. Artinya, tidak ada lagi yang menjadi menghalangi aksi DPRD dalam memainkan anggaran.

Posisi Ahok kemudian diganti oleh Djarot. Namun bagi anggota DPRD, Djarot berbeda dengan Ahok dan tidak perlu dikhawatirkan. Toh, jabatan yang diemban oleh Djarot hanya seumur jagung. Oktober 2017 Djarot harus segera lengser dan digantikan posisinya oleh Anies.

Gelagat DPRD DKI untuk bermain-main dengan anggaran mulai terlihat. Terlebih masa jabatan Djarot tinggal sebentar lagi. 16 oktober  2017 Anies akan dilantik menjadi gubernur DKI periode 2017-2022.

DPRD meminta dibayar Rp 3  tiap rapat.  Besar tunjangan rapat yang diusulkan Rp 3 juta untuk ketua DPRD, Rp 2 juta untuk wakil ketua DPRD, dan Rp 500.000 untuk anggota Dewan. Menurut Djarot, besar tunjangan yang diajukan begitu besar.

Selain itu, DPRD juga meminta kenaikan biaya kunjungan ke luar negeri. Djarot kembali mempertanyakan permintaan DPRD DKI untuk kenaikan biaya perjalanan ke luar negeri. Ia menjelaskan, permintaan tersebut nyatanya memiliki besaran tiga kali lipat dari yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97/PMK.05/2010 dan tidak sesuai dengan Peraturan itu.

Saking tidak habis pikir dengan permintaah DPRD, Djarot mempertanyakan apa tujuan mereka ke luar negeri, bekerja atau hanya sekedar jalan-jalan Ia pun mengingatkan agar mereka fokus pada tujuan awal diadakannya kunjungan ke luar negeri tersebut.

Melihat gelagat DPRD DKI, saya pesimis dengan masa depan Jakarta. Pahlawan APBD yang kokoh membentengi dari rongrongan DPRD DKI tidak lagi memimpin Jakarta. Ahok sudah tumbang dan masuk penjara dan Gatot sebentar lagi lengser. Kepada siapa lagi warga Jakarta berharap?

Ahok dan Djarot adalah pahlawan Jakarta. Keduanya benar-benar menjaga uang rakyat dari para mafia dan begundal politik. Ahok dan Djarot ingin memastikan bahwa uang rakyat Jakarta untuk mereka, bukan digerogoti oleh para pejabat.

Bak sebuah kisah dongeng, pahlawan tersebut saat ini justru harus angkat kaki dari Jakarta. Jasa Ahok mengamankan uang rakyat justru berbalas air tuba. Tidak hanya kalah di Pilkada, namun juga dijebloskan ke penjara. Kisah Ahok menjadi sebuah tragedi kemanusiaan yang sangat tragis. Ahok menjadi pahlawan yang dijebloskan ke penjara oleh rakyatnya sendiri.

Saya tidak yakin Anies-Sandi mampu meneruskan jejak Ahok dalam membentengi APBD dari permainan DPRD DKI. Orang-orang DPRD kebanyakan adalah pendukung Anies. Sebagai orang baru, saya yakin Anies tidak berani macam-macam terhadap orang-orang seperti M. Taufik yang telah berjasa membantu mengantarkannya ke kursi Gubernur DKI.

Saya tidak bisa membayangkan jika nanti Anies sudah berada di kursi empuk Gubernur DKI. Saya takut untuk membayangkan jika nanti disodori usulan anggaran oleh DPRD, Anies tak mampu berbuat banyak dan tak bisa mengelak dari permintaan DPRD. Berapa banyak uang yang seharusnya untuk kepentingan rakyat, namun malah mengalir ke kantong anggota DPRD.

Minta bayaran 3 juta untuk tiap kali rapat, serta kenaikan biaya perjalanan ke luar negeri yang besarnya tiga kali lipat dari peraturan menteri keuangan adalah kode DPRD bahwa mereka akan kembali bermain-main dengan APBD. Mereka tak perlu takut lagi karena Ahok sudah dipenjara dan Gatot sebentar lagi lengser. Sedangkan Anies, bagi mereka bukan sosok yang menakutkan bahkan bisa disetir sedemikian rupa. Apalagi, Wakil DPRD M. Taufik adalah salah satu orang yang telah berjasa kepada Anies.

Referensi: http://www.tribunnews.com/metropolitan/2017/10/03/dprd-minta-kenaikan-biaya-ke-luar-negeri-djarot-ini-mau-kerja-atau-jalan-jalan?page=2

Oleh: Saefuddin
Sumber: Seword.com


Name

#AksiJokowi,4,#BaladaCintaRizieq,10,#HariHariAhok,2,#NovelBaswedan,3,#VonisAhok,7,Advetorial,1,Ahmad Dhani,3,Ahok,26,Ahok Tersangka,21,Al-Maidah 51,37,Amerika,4,Anies Baswedan,2,Antasari,2,Anti Hoax,2,Anti Korupsi,2,Anti-Hoax,6,Bahar bin Smith,1,Balada Cinta Rizieq,1,Basuki Tjahaja Purnama,8,Bekasi,1,Berita,1455,BNPT,1,Bogor,3,Buni Yani,12,Buni Yani Tersangka,7,Buya Syafi'i,1,Cybercrime,5,Debat Capres-Cawapres,1,Demo 2 Desember,14,Demo 212,6,Demo 25 November,1,Demo 4 November,1,Demo 411,1,Demo Ahok,53,Denny Siregar,2,Densus 88,3,Donald Trump,4,DPR,1,Education,6,Ekonomi,66,Entertainment,28,Fadli Zon,2,Fahri Hamzah,3,Fahri Hazah,1,Fakta Seputar,5,Featured,71,Film,1,Finance,3,First Travel,1,FPI,7,G30S/PKI,1,Gadget,1,Gempa Aceh,4,GNPF-MUI,1,Golkar,1,Goyang Maumere,1,Gus Dur,2,Gus Mus,2,Habib Rizieq,1,Haul Gus Dur,2,Headlines,88,Health,35,Heboh,1,Historia,1,HMI,4,Hoax or Not,11,Humor,6,Ibas,1,Indonesia,5,Indonesiana,6,Inspirasi,36,Internasinal,1,Internasional,161,Internet Positif,1,Islam,30,Iwan Fals,1,Jabodetabek,1,Jakarta,429,Jawa Barat,2,Johan Budi,1,Joko Widodo,2,Jokowi,16,Jonru,5,Jusuf Kalla,1,KAHMI,1,Kalijodo,1,Kalimantan,1,Kasus,1,Kasus Korupsi,1,Kasus Makar,2,Kebangsaan,1,Kemendikbud,1,Kepoin Aja,3,Kivlan Zein,1,Kolom,19,Kolom Agama,24,Kolom Humaniora,6,Kolom Pendidikan,1,Kolom Politik,34,Korupsi,1,KPK,3,KPU,1,Kriminal,192,Kriminalisasi Ulama,1,Kronologi,1,Kuis Jokowi,1,Kultwit,1,Lalu Lintas,1,Life Style,20,Lowongan,1,Lukman Hakim Saifuddin,1,Makar,1,Metro Channel,2,Mobile,1,Mubahalah,2,Nahdlatul Ulama,4,Nasional,1689,Natal,1,News,1244,News. Nasional,1,Non Tunai,1,Novel Bamukmin,1,NU Care,1,Ojek Online,1,Opini,178,Oponi,1,Otomo,3,Otomotive,1,Pemerintahan,1,Pemilu Amerika,2,Pendidikan,22,Perang Dunia Ke-III,1,Peristiwa,1,Pilgub DKI,9,Pilkada,53,Pilkada 2017,14,Pilkada Bekasi,2,Pilkada DKI,125,Pilkada Jabar,1,Pilkada Jakarta,36,Pilpres,14,PKS,1,PMII,1,Polisi,1,Politik,895,Polri,2,Prabowo,1,PT DGI,1,Quiz,1,Ragam Nusantara,4,Religi,10,Rizieq Shihab,5,Rohingya,1,RPTRA,1,Saracen,3,SBY,8,Science,8,Semarang,1,Senayan,1,Senggang,1,Serba-serbi,6,Setya Novanto,2,Sidang Ahok,12,Sosial Budaya,18,Sport,9,Sumanto Al-Qurtubi,1,Sumpah Pemuda,1,Surat Terbuka,1,Tekno,48,Teori Konspirasi,1,Terorism,3,Terorisme,11,TIK,1,Timnas,1,Tito Karnavian,1,TNI,3,Toleransi,1,Transkrip,1,Travel,25,Trend Sosial,63,Trial,1,TurnBackHoax,1,Ulasan,2,UU Pemilu,1,Video,17,Viral,77,Vonis Ahok,2,Wakil Rakyat,1,Wawancara,2,Zakir Naik,2,
ltr
item
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan: Saat Ahok Masih Gubernur, DPRD Nggak Berani Berkutik, Anies Mau Naik DPRD Mulai 'Nakal'
Saat Ahok Masih Gubernur, DPRD Nggak Berani Berkutik, Anies Mau Naik DPRD Mulai 'Nakal'
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1nx6jCB90no7iG6tzmWQWKK9nn14bTpuBZVTM49XJ9oST6WRtL01yQjWgFKAjsEbk0GA6JKmY7mrfdc5w7ix6ZZAQ0HIlOM7uPXaFtc6TbwGgJ4KGb2K0vMSDVlxpvY4dBlQcFoa_hOY/s640/AHOK+Santun.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1nx6jCB90no7iG6tzmWQWKK9nn14bTpuBZVTM49XJ9oST6WRtL01yQjWgFKAjsEbk0GA6JKmY7mrfdc5w7ix6ZZAQ0HIlOM7uPXaFtc6TbwGgJ4KGb2K0vMSDVlxpvY4dBlQcFoa_hOY/s72-c/AHOK+Santun.jpg
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan
https://kompasnewscom.blogspot.com/2017/10/saat-ahok-masih-gubernur-dprd-nggak.html
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/2017/10/saat-ahok-masih-gubernur-dprd-nggak.html
true
1123746350529315679
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy