Terkuak, Ini Alasan Media Barat Terus Sebar Berita Bohong Soal Kekejaman Basyar al-Assad

Basyar Al-Assad FaktaIndonesia -   Seiring jatuhnya Kota Aleppo, Suriah, ke tangan pasukan pemerintah setelah kaum pemberontak menyerah, sej...

Basyar Al-Assad
FaktaIndonesia -  Seiring jatuhnya Kota Aleppo, Suriah, ke tangan pasukan pemerintah setelah kaum pemberontak menyerah, sejumlah media sosial dibanjiri foto-foto dan video yang memperlihatkan korban luka perang warga sipil, termasuk anak-anak. Selain itu foto dan kekejaman tentara Suriah di Aleppo juga beredar luas.

Bukan itu saja, sejumlah media arus utama negara Barat (CNN, BBC, Reuters dan seterusnya) atau negara koalisi seperti Arab Saudi (Al Arabiya) dan Qatar (Aljazeera), juga rajin memberitakan hal serupa.

Pekan lalu Komisi HAM PBB mengatakan telah menerima menerima laporan tentang tentara Suriah yang membunuh sedikit 83 warga sipil, termasuk 11 wanita dan 13 anak-anak di Aleppo dalam waktu 24 jam.

Mengetahui kabar tersebut, Prancis segera mendesak diadakan rapat darurat di Dewan Keamanan PBB terkait kondisi di Aleppo. Di saat yang sama Turki dan Arab Saudi menyerukan diadakan rapat luar biasa di Majelis Umum PBB untuk membahas kondisi di Aleppo. Sementara Qatar mendesak Liga Arab untuk mendiskusikan situasi di Aleppo.

Sejumlah warga bahkan melaporkan pesan terakhir mereka ke media sosial di tengah gempuran pasukan Suriah dan Rusia di Aleppo.

Dalam waktu singkat dunia seolah terkesima dengan kekejaman yang terjadi. Aleppo menjadi menjadi perbincangan sekaligus sorotan dunia.

Namun tidak banyak orang menyadari, segala pemberitaan tentang kekejaman tentara Suriah dan Rusia di Aleppo itu tidak benar. Media Barat menyebarkan berita bohong secara terorganisir.

"Semua berita dari negara Barat tentang video rekaman serangan udara Rusia, pasukan pembunuh, dibuat oleh kaum militan yang sudah biasa membuat film," kata juri bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov, seperti dilansir Sputnik News, pekan lalu. Foto dan video itu kebanyakan adalah rekayasa.

Media juga kerap mengasosiasikan Bashar dengan Syiah dan anti Sunni. Melihat Shalat Basyar dengan sedekap ini bisa dikatakan dia Seorang Sunni.
"Media Barat menyebarkan kebohongan tentang situasi di Aleppo secara terorganisir. Internet dibanjiri video memperlihatkan 'pesan terakhir warga'. Semua itu dibuat dengan kamera ponsel seperti laporan Aljazeera. Tapi mengapa mereka berbuat itu?" tulis Alexander Khrolenko, jurnalis dan pengamat politik Rusia yang menulis untuk RIA Novosti.

Menurut dia, semua rekayasa media Barat ini punya tujuan tertentu. Segala bentuk propaganda lewat media ini jelas akan berguna bagi Amerika Serikat dan koalisinya yang sudah menyiapkan langkah untuk ikut campur lebih jauh di Suriah.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pekan lalu mengatakan, "Organisasi kemanusiaan independen tidak bisa memastikan kebenaran kabar yang mengatakan segala kekejaman tentara Suriah di Aleppo Timur."

Alasan utamanya media Barat menyebarkan kebohongan di Suriah adalah karena pihak Barat tengah mengalami kekalahan dari pasukan pemerintah Basyar al-Assad. Amerika Serikat dan koalisinya tidak mampu menjatuhkan Assad lewat jalan militer sehingga mereka menggunakan taktik propaganda media supaya dunia mengutuk kekejaman tentara Suriah dan Rusia di Aleppo kemudian dari situ mereka akan mendapat kesempatan menerapkan langkah selanjutnya buat memuluskan pergantian rezim yang sesuai dengan kepentingan mereka.


Editor: Wijaya Kusuma
Sumber: Merdeka.com


Name

#AksiJokowi,4,#BaladaCintaRizieq,10,#HariHariAhok,2,#NovelBaswedan,3,#VonisAhok,7,Advetorial,1,Ahmad Dhani,3,Ahok,26,Ahok Tersangka,21,Al-Maidah 51,37,Amerika,4,Anies Baswedan,2,Antasari,2,Anti Hoax,2,Anti Korupsi,2,Anti-Hoax,6,Bahar bin Smith,1,Balada Cinta Rizieq,1,Basuki Tjahaja Purnama,8,Bekasi,1,Berita,1455,BNPT,1,Bogor,3,Buni Yani,12,Buni Yani Tersangka,7,Buya Syafi'i,1,Cybercrime,5,Debat Capres-Cawapres,1,Demo 2 Desember,14,Demo 212,6,Demo 25 November,1,Demo 4 November,1,Demo 411,1,Demo Ahok,53,Denny Siregar,2,Densus 88,3,Donald Trump,4,DPR,1,Education,6,Ekonomi,66,Entertainment,28,Fadli Zon,2,Fahri Hamzah,3,Fahri Hazah,1,Fakta Seputar,5,Featured,71,Film,1,Finance,3,First Travel,1,FPI,7,G30S/PKI,1,Gadget,1,Gempa Aceh,4,GNPF-MUI,1,Golkar,1,Goyang Maumere,1,Gus Dur,2,Gus Mus,2,Habib Rizieq,1,Haul Gus Dur,2,Headlines,88,Health,35,Heboh,1,Historia,1,HMI,4,Hoax or Not,11,Humor,6,Ibas,1,Indonesia,5,Indonesiana,6,Inspirasi,36,Internasinal,1,Internasional,161,Internet Positif,1,Islam,30,Iwan Fals,1,Jabodetabek,1,Jakarta,429,Jawa Barat,2,Johan Budi,1,Joko Widodo,2,Jokowi,16,Jonru,5,Jusuf Kalla,1,KAHMI,1,Kalijodo,1,Kalimantan,1,Kasus,1,Kasus Korupsi,1,Kasus Makar,2,Kebangsaan,1,Kemendikbud,1,Kepoin Aja,3,Kivlan Zein,1,Kolom,19,Kolom Agama,24,Kolom Humaniora,6,Kolom Pendidikan,1,Kolom Politik,34,Korupsi,1,KPK,3,KPU,1,Kriminal,192,Kriminalisasi Ulama,1,Kronologi,1,Kuis Jokowi,1,Kultwit,1,Lalu Lintas,1,Life Style,20,Lowongan,1,Lukman Hakim Saifuddin,1,Makar,1,Metro Channel,2,Mobile,1,Mubahalah,2,Nahdlatul Ulama,4,Nasional,1689,Natal,1,News,1244,News. Nasional,1,Non Tunai,1,Novel Bamukmin,1,NU Care,1,Ojek Online,1,Opini,178,Oponi,1,Otomo,3,Otomotive,1,Pemerintahan,1,Pemilu Amerika,2,Pendidikan,22,Perang Dunia Ke-III,1,Peristiwa,1,Pilgub DKI,9,Pilkada,53,Pilkada 2017,14,Pilkada Bekasi,2,Pilkada DKI,125,Pilkada Jabar,1,Pilkada Jakarta,36,Pilpres,14,PKS,1,PMII,1,Polisi,1,Politik,895,Polri,2,Prabowo,1,PT DGI,1,Quiz,1,Ragam Nusantara,4,Religi,10,Rizieq Shihab,5,Rohingya,1,RPTRA,1,Saracen,3,SBY,8,Science,8,Semarang,1,Senayan,1,Senggang,1,Serba-serbi,6,Setya Novanto,2,Sidang Ahok,12,Sosial Budaya,18,Sport,9,Sumanto Al-Qurtubi,1,Sumpah Pemuda,1,Surat Terbuka,1,Tekno,48,Teori Konspirasi,1,Terorism,3,Terorisme,11,TIK,1,Timnas,1,Tito Karnavian,1,TNI,3,Toleransi,1,Transkrip,1,Travel,25,Trend Sosial,63,Trial,1,TurnBackHoax,1,Ulasan,2,UU Pemilu,1,Video,17,Viral,77,Vonis Ahok,2,Wakil Rakyat,1,Wawancara,2,Zakir Naik,2,
ltr
item
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan: Terkuak, Ini Alasan Media Barat Terus Sebar Berita Bohong Soal Kekejaman Basyar al-Assad
Terkuak, Ini Alasan Media Barat Terus Sebar Berita Bohong Soal Kekejaman Basyar al-Assad
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNMk59fNLzydMItiaj2KO4nD4QzIzcQhzDw6w-oiSQzeQ4g20QTYypSCYArSPd3Y630Dovh9P3aQw-Ybkz7cRdBPAKrcjHjqGFUVXV4OS6y8AQnWpm8m0ahhN7bCHti1BGf7sy06QFXVHA/s640/Bashar+Al+Asad.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNMk59fNLzydMItiaj2KO4nD4QzIzcQhzDw6w-oiSQzeQ4g20QTYypSCYArSPd3Y630Dovh9P3aQw-Ybkz7cRdBPAKrcjHjqGFUVXV4OS6y8AQnWpm8m0ahhN7bCHti1BGf7sy06QFXVHA/s72-c/Bashar+Al+Asad.jpg
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/12/terkuak-ini-alasan-media-barat-terus.html
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/12/terkuak-ini-alasan-media-barat-terus.html
true
1123746350529315679
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy