Presiden Perintahkan Kapolri Gelar Perkara Dugaan Penistaan Agama oleh Ahok Dilakukan Seperti Ini, Ahok Semakin Diujung Tanduk?

Kapolri, Tito Karnavian. Photo: BIRO PERS / SETPRES FaktaIndonesia.ID -  Presiden Joko Widodo memerintahkan agar proses hukum kasus dugaan p...

Kapolri, Tito Karnavian. Photo: BIRO PERS / SETPRES
FaktaIndonesia.ID - Presiden Joko Widodo memerintahkan agar proses hukum kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama dilakukan secara terbuka dan selambatnya dua pekan mendatang, demikian keterangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian setelah bertemu dengan presiden pada Sabtu (05/11) malam.

Kapolri mengatakan akan melakukan gelar perkara kasus tersebut secara cepat dan transparan melalui media massa.

"Tadi Bapak Presiden menyampaikan agar gelar perkaranya dilakukan live (terbuka). Ini perintah eksepsional dari Bapak Presiden untuk membuka transparansi," jelas Tito Karnavian dalam keterangan di kantor presiden.

Kepolisian telah meminta keterangan lebih dari 20 saksi, dalam kasus dugaan penistaan agama itu.
"Dengan gelar perkara yang dilakukan secara terbuka tersebut diharapkan publik betul-betul melihat dengan jernih penyelesaian kasus ini dan dapat mengetahui secara terbuka apa yang dilakukan oleh penyidik dan isi dari keterangan para ahli, pelapor, dan terlapor sendiri," kata Tito.

Kepolisian juga akan mengundang sejumlah pihak untuk hadir dalam gelar perkara tersebut, termasuk pihak kejaksaan, Komisi Kepolisian Nasional, anggota Komisi III DPR RI, para pelapor, saksi-saksi ahli yang diajukan pelapor termasuk Majelis Ulama Indonesia, serta saksi-saksi ahli dari penyidik yang terdiri dari kalangan akademis dan lembaga bahasa yang dianggap kredibel dan netral.

"Tentu juga akan kita hadirkan saudara terlapor Basuki Tjahaja Purnama, kalau yang bersangkutan ingin hadir dipersilakan tetapi kalau tidak ingin hadir bisa diwakili oleh penasihat hukum," jelas Tito.

Disebutkan Kapolri, dalam gelar perkara itu dilakukan untuk melihat apakah ketika berpidato di Kepulauan Seribu, terlapor Basuki alias Ahok melakukan tindak pidana atau tidak.

"Kalau ditemukan adanya tindak pidana, maka akan kita tingkatkan menjadi penyidikan dan akan kita tentukan tersangkanya. Dalam kasus ini berarti terlapor dan diproses sesuai aturan criminal justice system kita, kejaksaan dan pengadilan," jar Tito.

Tetapi jika dalam gelar perkara tidak ditemukan dugaan penistaan agama, maka polisi akan menghentikan proses penyelidikan, meski begitu polisi membuka kemungkinan kasus ini dapat dibuka kembali jika ada bukti baru yang kuat.

Kasus mencuat setelah seorang mahasiswa pasca sarjana di luar negeri, Buni Yani, mengunggah video pidato itu disertai transkripsi, yang tidak menyertakan kata 'pakai' terkait AL Maidah 51. dalams ebuah acara televisi, Buni Yani mengakui kekeliruannya, kendati ia tetap tak merasa salah.
Beberapa kalangan menyerukan agar polisi dan pemerintah tidak tunduk pada tuntutan memenjarakan Ahok sekada untuk meredam suhu politik.

Tuntutan agar Ahok dipenjara memicu demonstrasi di sejumlah daerah dan puncaknya pada Jumat (04/11) lalu, yang berlangsung damai tetapi berakhir ricuh. Setelah pukul 18.00 sejumlah demonstran belum membubarkan diri dan menurut polisi terjadi provokasi oleh beberapa orang yang membawa bambu dan melempar botol ke arah aparat yang berjaga di depan Istana Merdeka.

Presiden Joko Widodo dalam pernyataan persnya Jumat malam itu menyebut, ada aktor politik yang bermain, yang membuat demo akhirnya rusuh.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata, dan 10 orang ditangkap dalam peristiwa itu. Polisi menyebutkan sampai Sabtu sore, 10 orang masih diperiksa di Polda Metro Jaya.


Sumber: BBC
Editor: Mas Mus



Name

#AksiJokowi,4,#BaladaCintaRizieq,10,#HariHariAhok,2,#NovelBaswedan,3,#VonisAhok,7,Advetorial,1,Ahmad Dhani,3,Ahok,26,Ahok Tersangka,21,Al-Maidah 51,37,Amerika,4,Anies Baswedan,2,Antasari,2,Anti Hoax,2,Anti Korupsi,2,Anti-Hoax,6,Bahar bin Smith,1,Balada Cinta Rizieq,1,Basuki Tjahaja Purnama,8,Bekasi,1,Berita,1455,BNPT,1,Bogor,3,Buni Yani,12,Buni Yani Tersangka,7,Buya Syafi'i,1,Cybercrime,5,Debat Capres-Cawapres,1,Demo 2 Desember,14,Demo 212,6,Demo 25 November,1,Demo 4 November,1,Demo 411,1,Demo Ahok,53,Denny Siregar,2,Densus 88,3,Donald Trump,4,DPR,1,Education,6,Ekonomi,66,Entertainment,28,Fadli Zon,2,Fahri Hamzah,3,Fahri Hazah,1,Fakta Seputar,5,Featured,71,Film,1,Finance,3,First Travel,1,FPI,7,G30S/PKI,1,Gadget,1,Gempa Aceh,4,GNPF-MUI,1,Golkar,1,Goyang Maumere,1,Gus Dur,2,Gus Mus,2,Habib Rizieq,1,Haul Gus Dur,2,Headlines,88,Health,35,Heboh,1,Historia,1,HMI,4,Hoax or Not,11,Humor,6,Ibas,1,Indonesia,5,Indonesiana,6,Inspirasi,36,Internasinal,1,Internasional,161,Internet Positif,1,Islam,30,Iwan Fals,1,Jabodetabek,1,Jakarta,429,Jawa Barat,2,Johan Budi,1,Joko Widodo,2,Jokowi,16,Jonru,5,Jusuf Kalla,1,KAHMI,1,Kalijodo,1,Kalimantan,1,Kasus,1,Kasus Korupsi,1,Kasus Makar,2,Kebangsaan,1,Kemendikbud,1,Kepoin Aja,3,Kivlan Zein,1,Kolom,19,Kolom Agama,24,Kolom Humaniora,6,Kolom Pendidikan,1,Kolom Politik,34,Korupsi,1,KPK,3,KPU,1,Kriminal,192,Kriminalisasi Ulama,1,Kronologi,1,Kuis Jokowi,1,Kultwit,1,Lalu Lintas,1,Life Style,20,Lowongan,1,Lukman Hakim Saifuddin,1,Makar,1,Metro Channel,2,Mobile,1,Mubahalah,2,Nahdlatul Ulama,4,Nasional,1689,Natal,1,News,1244,News. Nasional,1,Non Tunai,1,Novel Bamukmin,1,NU Care,1,Ojek Online,1,Opini,178,Oponi,1,Otomo,3,Otomotive,1,Pemerintahan,1,Pemilu Amerika,2,Pendidikan,22,Perang Dunia Ke-III,1,Peristiwa,1,Pilgub DKI,9,Pilkada,53,Pilkada 2017,14,Pilkada Bekasi,2,Pilkada DKI,125,Pilkada Jabar,1,Pilkada Jakarta,36,Pilpres,14,PKS,1,PMII,1,Polisi,1,Politik,895,Polri,2,Prabowo,1,PT DGI,1,Quiz,1,Ragam Nusantara,4,Religi,10,Rizieq Shihab,5,Rohingya,1,RPTRA,1,Saracen,3,SBY,8,Science,8,Semarang,1,Senayan,1,Senggang,1,Serba-serbi,6,Setya Novanto,2,Sidang Ahok,12,Sosial Budaya,18,Sport,9,Sumanto Al-Qurtubi,1,Sumpah Pemuda,1,Surat Terbuka,1,Tekno,48,Teori Konspirasi,1,Terorism,3,Terorisme,11,TIK,1,Timnas,1,Tito Karnavian,1,TNI,3,Toleransi,1,Transkrip,1,Travel,25,Trend Sosial,63,Trial,1,TurnBackHoax,1,Ulasan,2,UU Pemilu,1,Video,17,Viral,77,Vonis Ahok,2,Wakil Rakyat,1,Wawancara,2,Zakir Naik,2,
ltr
item
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan: Presiden Perintahkan Kapolri Gelar Perkara Dugaan Penistaan Agama oleh Ahok Dilakukan Seperti Ini, Ahok Semakin Diujung Tanduk?
Presiden Perintahkan Kapolri Gelar Perkara Dugaan Penistaan Agama oleh Ahok Dilakukan Seperti Ini, Ahok Semakin Diujung Tanduk?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTJ95qmLQIlJhfPTgDRS19Nb4zRITxUOWsQWk_DsYGaWgQiwzUTcmp3N4PEJIQgkBOq505FQqG-g0sa40PL5Ac84VDM7gXhzDCfm9OniHW0g6dh0rP08J1nNDXxWlrfYgHi-EPjys_3GM/s640/Tito+Karnavian.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTJ95qmLQIlJhfPTgDRS19Nb4zRITxUOWsQWk_DsYGaWgQiwzUTcmp3N4PEJIQgkBOq505FQqG-g0sa40PL5Ac84VDM7gXhzDCfm9OniHW0g6dh0rP08J1nNDXxWlrfYgHi-EPjys_3GM/s72-c/Tito+Karnavian.jpg
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/11/presiden-perintahkan-kapolri-gelar_33.html
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/11/presiden-perintahkan-kapolri-gelar_33.html
true
1123746350529315679
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy