Stress Karena Gagal Jadi Anggota DPR, Seorang Caleg PKS Kini Punya Kebiasaan Rasis dan Memfitnah

Vicky dan Mustofa Nahrawardaya, dua tokoh kontroversial yang mengejar popularitas melalui kebiasaan 'asal bunyi'. FaktaIndonesia, Ja...

Vicky dan Mustofa Nahrawardaya, dua tokoh kontroversial yang mengejar popularitas melalui kebiasaan 'asal bunyi'.

FaktaIndonesia, Jakarta. Beredar berita di kalangan politisi, seorang calon legislatif PKS yang gagal menjadi anggota DPR RI, Mustofa Nahrawardaya, mengalami stress. Sebagai akibatnya, dia menjalani gaya hidup baru, yaitu sebagai seorang yang rasis dan gemar memfitnah. 

Menurut keterangan kalangan dekat Mustofa, selain mengalami stress karena gagal menjadi anggota DPR RI, Mustofa juga stress akibat sepinya pemberitaan media nasional mengenai dirinya. 

Rupanya di mata media, Mustofa kalah tenar dibandingkan dengan Presiden Jokowi, Ahok maupun istri Gus Dur, yaitu tiga tokoh nasional yang aktif mengkampanyekan pentingnya toleransi antar suku dan agama.  

Melalui akun twitternya, @TofaLemon, Mustofa melampiaskan keadaan stressnya dengan cara menghina istri Gus Dur, Ibu Shinta Nuriyah. Mustofa berharap, hinaan yang dia lontarkan tersebut, akan menjadi bahan pemberitaan media.

Oleh karena tidak ada media nasional yang memberitakan hinaan Mustofa ini, redaksi FaktaIndonesia.id memutuskan untuk memuatnya karena  hal ini dapat menjadi berita unik.

Di akun twitternya, Mustofa memasang status "APA sudah habis umat ini sehingga buka puasa saja mesti merangkak ke gereja."

Status tersebut dia tulis untuk membela Front Pembela Islam (FPI), yang pada hari Kamis (16/6/2016) lalu membubarkan paksa acara buka bersama antar iman di Semarang. Acara tersebut digagas oleh Ibu Shinta Nuriyah dan tokoh-tokoh agama di Semarang. 









Nampaknya Mustofa sengaja memilih kata 'merangkak' untuk menghina keadaan fisik yang dialami oleh istri Bapak Pluralisme Indonesia tersebut. Seperti diketahui, Ibu Shinta Nuriyah memang harus memakai kursi roda jika beliau bepergian ke mana-mana.  

Komentar Mustofa yang bernada negatif tadi bukanlah suatu hal aneh bagi masyarakat Indonesia.

Di kalangan masyarakat Indonesia secara umum, Mustofa selama ini memang dikenal sebagai Bapak Fitnah dan Rasis Nasional, yang gemar mengadu domba sesama anak bangsa.

Sebelumnya, pada saat Lurah Susan ditolak oleh ormas Islam pada Agustus 2013, Mustofa pun menghina Lurah Susan. Mustofa mengatakan bahwa Lurah Susan, yang kebetulan memang non Muslim, tidak layak memimpin warga Muslim di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.  

Bapak Fitnah dan Rasis Nasional ini meminta agar Gubernur Jokowi memindahkan Lurah Susan ke kelurahan yang penduduknya mayoritas non Muslim. 

Sudah pasti, komentar Mustofa tersebut menimbulkan kontroversi, dan memang itulah yang dia ingin ciptakan demi meraih ketenaran.

Mustofa pernah mengatakan kepada teman-temannya, bahwa karena dia tidak mampu mencapai ketenaran dengan menjadi tokoh baik, maka dia akan berusaha tenar dengan menjadi tokoh jahat. 

Mustofa sadar, dia tidak dapat menyaingi tokoh-tokoh baik di negeri ini karena dia tidak memiliki modal untuk berkata dan berbuat baik.

Mustofa juga mengatakan bahwa dia tahu apa yang dibutuhkan oleh media nasional, yaitu komentar-komentar kontroversial. Oleh karena itu, Mustofa akan berkata apa pun asal pendapat dia menciptakan sensasi di kalangan media.

Kebiasannya yang 'asal bunyi' ini seringkali justru membuat dirinya nampak bodoh di mata masyarakat Indonesia secara umum.

Misalnya, pada Februari 2014 ICW mengeluarkan index korupsi partai politik Indonesia dan ICW menempatkan partainya Mustofa, PKS, sebagai salah satu partai terkorup di negeri ini, 

Mustofa menyatakan data ICW tersebut merupakan data hoax.

Tentu saja komentar Mustofa ini menjadi bahan tertawaan di tengah masyarakat. Sebab, siapapun mengetahui, bahwa PKS memang salah satu partai terkorup di Indonesia. Kalau tidak, tentunya masyarakat Indonesia tidak akan menciptakan istilah Partai Korupsi Sapi.

Kebodohan yang Mustofa pamerkan kepada mayarakat umum ini, menimbulkan reaksi dari salah satu tokoh nasional dan mantan Kepala Badan Intelijen Negara, Hendro Priyono.

Hendro Priyono pernah menyentilnya di acara ILC TV One karena pernyataan kontroversialnya seputar kasus terorisme. Hendro Priyono bahkan mengancam tidak akan mau lagi datang ke acara Indonesia Lawyers Club jika Karni Illyas masih mengundang narasumber yang tidak jelas seperti Bapak Fitnah dan Rasis Nasional ini.  (bnkri-0618).









Name

#AksiJokowi,4,#BaladaCintaRizieq,10,#HariHariAhok,2,#NovelBaswedan,3,#VonisAhok,7,Advetorial,1,Ahmad Dhani,3,Ahok,26,Ahok Tersangka,21,Al-Maidah 51,37,Amerika,4,Anies Baswedan,2,Antasari,2,Anti Hoax,2,Anti Korupsi,2,Anti-Hoax,6,Bahar bin Smith,1,Balada Cinta Rizieq,1,Basuki Tjahaja Purnama,8,Bekasi,1,Berita,1455,BNPT,1,Bogor,3,Buni Yani,12,Buni Yani Tersangka,7,Buya Syafi'i,1,Cybercrime,5,Debat Capres-Cawapres,1,Demo 2 Desember,14,Demo 212,6,Demo 25 November,1,Demo 4 November,1,Demo 411,1,Demo Ahok,53,Denny Siregar,2,Densus 88,3,Donald Trump,4,DPR,1,Education,6,Ekonomi,66,Entertainment,28,Fadli Zon,2,Fahri Hamzah,3,Fahri Hazah,1,Fakta Seputar,5,Featured,71,Film,1,Finance,3,First Travel,1,FPI,7,G30S/PKI,1,Gadget,1,Gempa Aceh,4,GNPF-MUI,1,Golkar,1,Goyang Maumere,1,Gus Dur,2,Gus Mus,2,Habib Rizieq,1,Haul Gus Dur,2,Headlines,88,Health,35,Heboh,1,Historia,1,HMI,4,Hoax or Not,11,Humor,6,Ibas,1,Indonesia,5,Indonesiana,6,Inspirasi,36,Internasinal,1,Internasional,161,Internet Positif,1,Islam,30,Iwan Fals,1,Jabodetabek,1,Jakarta,429,Jawa Barat,2,Johan Budi,1,Joko Widodo,2,Jokowi,16,Jonru,5,Jusuf Kalla,1,KAHMI,1,Kalijodo,1,Kalimantan,1,Kasus,1,Kasus Korupsi,1,Kasus Makar,2,Kebangsaan,1,Kemendikbud,1,Kepoin Aja,3,Kivlan Zein,1,Kolom,19,Kolom Agama,24,Kolom Humaniora,6,Kolom Pendidikan,1,Kolom Politik,34,Korupsi,1,KPK,3,KPU,1,Kriminal,192,Kriminalisasi Ulama,1,Kronologi,1,Kuis Jokowi,1,Kultwit,1,Lalu Lintas,1,Life Style,20,Lowongan,1,Lukman Hakim Saifuddin,1,Makar,1,Metro Channel,2,Mobile,1,Mubahalah,2,Nahdlatul Ulama,4,Nasional,1689,Natal,1,News,1244,News. Nasional,1,Non Tunai,1,Novel Bamukmin,1,NU Care,1,Ojek Online,1,Opini,178,Oponi,1,Otomo,3,Otomotive,1,Pemerintahan,1,Pemilu Amerika,2,Pendidikan,22,Perang Dunia Ke-III,1,Peristiwa,1,Pilgub DKI,9,Pilkada,53,Pilkada 2017,14,Pilkada Bekasi,2,Pilkada DKI,125,Pilkada Jabar,1,Pilkada Jakarta,36,Pilpres,14,PKS,1,PMII,1,Polisi,1,Politik,895,Polri,2,Prabowo,1,PT DGI,1,Quiz,1,Ragam Nusantara,4,Religi,10,Rizieq Shihab,5,Rohingya,1,RPTRA,1,Saracen,3,SBY,8,Science,8,Semarang,1,Senayan,1,Senggang,1,Serba-serbi,6,Setya Novanto,2,Sidang Ahok,12,Sosial Budaya,18,Sport,9,Sumanto Al-Qurtubi,1,Sumpah Pemuda,1,Surat Terbuka,1,Tekno,48,Teori Konspirasi,1,Terorism,3,Terorisme,11,TIK,1,Timnas,1,Tito Karnavian,1,TNI,3,Toleransi,1,Transkrip,1,Travel,25,Trend Sosial,63,Trial,1,TurnBackHoax,1,Ulasan,2,UU Pemilu,1,Video,17,Viral,77,Vonis Ahok,2,Wakil Rakyat,1,Wawancara,2,Zakir Naik,2,
ltr
item
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan: Stress Karena Gagal Jadi Anggota DPR, Seorang Caleg PKS Kini Punya Kebiasaan Rasis dan Memfitnah
Stress Karena Gagal Jadi Anggota DPR, Seorang Caleg PKS Kini Punya Kebiasaan Rasis dan Memfitnah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdsvDqyB6oZP3dLiHub5wA3LdiLL6uUwD3Z8ph-mzDbvz7sR2DFszbXeVtcI48d9V5yBtDd5CObvLLVEYb-4OanV8cOz7xiuUuKeNjPd34a3CUtl3jmmOozJGoRAQnnzSwqX1BS1uyhTs/s640/Vicky+dan+Mustofa.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdsvDqyB6oZP3dLiHub5wA3LdiLL6uUwD3Z8ph-mzDbvz7sR2DFszbXeVtcI48d9V5yBtDd5CObvLLVEYb-4OanV8cOz7xiuUuKeNjPd34a3CUtl3jmmOozJGoRAQnnzSwqX1BS1uyhTs/s72-c/Vicky+dan+Mustofa.jpg
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/06/stress-karena-gagal-jadi-anggota-dpr.html
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/06/stress-karena-gagal-jadi-anggota-dpr.html
true
1123746350529315679
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy