Islamofobia: Karena Mengucap Insyaallah, Mahasiwa ini Diusir dari Pesawat di Amerika

Southwest Airlines (Reuters) INTERNASIONAL, FaktaIndonesia.id - Seorang muslim lagi-lagi mendapat perlakuan diskriminatif saat naik pesawat...


Islamofobia: Karena Bilang Insyaallah, Mahasiwa ini Diusir dari Pesawat Amerika
Southwest Airlines (Reuters)

INTERNASIONAL, FaktaIndonesia.id - Seorang muslim lagi-lagi mendapat perlakuan diskriminatif saat naik pesawat di Amerika. Yang terbaru, traveler pria diusir dari pesawat karena mengucap, 'Insya Allah'.

Dikutip dari CNN Travel, Selasa (19/4/2016) seorang traveler Muslim berdarah Irak, Khairuldeen Makhzoomi diusir dalam penerbangan maskapai Southwest Airlines dalam perjalanan dari Los Angeles ke Oakland pada 6 April lalu. Dia sejatinya adalah mahasiswa Universitas California, Berkeley, yang masuk Amerika Serikat sebagai pengungsi dari Irak pada 2010.

Sebelum pesawat lepas landas, dirinya sedang menelepon pamannya di Baghdad untuk menceritakan soal sebuah acara yang ia hadiri pada malam sebelumnya, bersama Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon. Dari situlah, dirinya diusir dari pesawat.

"Saya sangat senang hadir di acara tersebut, jadi saya menelepon paman saya untuk menceritakan hal itu. Dan di akhir telepon, seperti yang biasa saya lakukan dan orang-orang Muslim katakan, Insya Allah," ujarnya.

Setelah kata terakhir, seorang penumpang wanita yang duduk di depannya langsung menatapnya dengan sinis. Wanita tersebut langsung pindah ke depan dan terlihat melapor ke awak kabin. Makhzoomi pun sudah mendapat perasaan tidak enak.

Setelahnya, dirinya lantas diminta turun dari pesawat. Tak hanya itu, beberapa anggota FBI langsung mengintograsinya. Makhzoomi kaget bukan kepalang karena dia tidak melakukan kesalahan apa-apa.

"Mereka mengatakan kenapa berbicara bahasa Arab? Di sini itu sangat berbahaya. Mereka terus bertanya tapi saya menjawab jujur. Saya tunjukan video saat acara dengan Ban Ki Moon dan saya hanya mengucap Insya Allah kepada paman saya," papar Makhzoomi.

Akhirnya Makhzoomi harus naik pesawat lain dan dilepaskan. Dia benar-benar merasa didiskriminasikan dan Islamofobia di Amerika dianggapnya terus berlanjut. Dia pun berharap, semoga traveler Muslim lainnya tidak mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan seperti yang dialaminya.

Pihak Southwest Airlines menilai, awak kabin yang bertugas sudah sesuai prosedur demi keamanan penumpang. Tapi setelah terbukti Makhzoomi tidak bersalah, Southwest Airlines pun melayangkan permintaan maaf.

"Kami menyesal pengalaman kurang positif dialami penumpang dalam pesawat kami. Southwest tidak membenarkan atau mentolerir diskriminasi apapun," tulis pernyataan dari pihak maskapai Southwest Airlines.

Makhzoomi pun tidak mau membawa masalah tersebut lebih jauh. Permintaan maaf dari pihak maskapai dirasanya sudah cukup. Tapi ternyata, bukan sekali ini saja Southwest Airlines mengusir penumpang Muslim dalam penerbangan pesawatnya.

Sebelum Makhzoomi, seorang penumpang wanita bernama Hakima Abdulle merasakan pengalaman yang sama. Gara-gara memakai jilbab dan meminta tukar bangku pesawat, dirinya didepak dari penerbangan Chicago ke Seattle. Parahnya lagi, dirinya tidak diberi penjelasan, apakah karena memakai jilbab atau hanya meminta menukar bangku. Baca selengkapnya di sini.

Tentu, dua peristiwa itu membuat traveler Muslim tidak nyaman saat melancong ke AS. Council of American Islamic Relations (CAIR), suatu komunitas Muslim terbesar di AS menyebut dua peristiwa itu akan membuat traveler Muslim menjadi takut saat berpergian ke Negeri Paman Sam dan tidak nyaman. Khususnya saat naik pesawat.

"Kami prihatin Muslim menghadapi lebih banyak pengawasan dan pelecehan tak berdasar ketika mereka mencoba bepergian. Ini akan membuat ketakutan pada individu-individu Muslim," ujar Zahra Billoo perwakilan dari CAIR.

Sumber: Detik.com


Name

#AksiJokowi,4,#BaladaCintaRizieq,10,#HariHariAhok,2,#NovelBaswedan,3,#VonisAhok,7,Advetorial,1,Ahmad Dhani,3,Ahok,26,Ahok Tersangka,21,Al-Maidah 51,37,Amerika,4,Anies Baswedan,2,Antasari,2,Anti Hoax,2,Anti Korupsi,2,Anti-Hoax,6,Bahar bin Smith,1,Balada Cinta Rizieq,1,Basuki Tjahaja Purnama,8,Bekasi,1,Berita,1455,BNPT,1,Bogor,3,Buni Yani,12,Buni Yani Tersangka,7,Buya Syafi'i,1,Cybercrime,5,Debat Capres-Cawapres,1,Demo 2 Desember,14,Demo 212,6,Demo 25 November,1,Demo 4 November,1,Demo 411,1,Demo Ahok,53,Denny Siregar,2,Densus 88,3,Donald Trump,4,DPR,1,Education,6,Ekonomi,66,Entertainment,28,Fadli Zon,2,Fahri Hamzah,3,Fahri Hazah,1,Fakta Seputar,5,Featured,71,Film,1,Finance,3,First Travel,1,FPI,7,G30S/PKI,1,Gadget,1,Gempa Aceh,4,GNPF-MUI,1,Golkar,1,Goyang Maumere,1,Gus Dur,2,Gus Mus,2,Habib Rizieq,1,Haul Gus Dur,2,Headlines,88,Health,35,Heboh,1,Historia,1,HMI,4,Hoax or Not,11,Humor,6,Ibas,1,Indonesia,5,Indonesiana,6,Inspirasi,36,Internasinal,1,Internasional,161,Internet Positif,1,Islam,30,Iwan Fals,1,Jabodetabek,1,Jakarta,429,Jawa Barat,2,Johan Budi,1,Joko Widodo,2,Jokowi,16,Jonru,5,Jusuf Kalla,1,KAHMI,1,Kalijodo,1,Kalimantan,1,Kasus,1,Kasus Korupsi,1,Kasus Makar,2,Kebangsaan,1,Kemendikbud,1,Kepoin Aja,3,Kivlan Zein,1,Kolom,19,Kolom Agama,24,Kolom Humaniora,6,Kolom Pendidikan,1,Kolom Politik,34,Korupsi,1,KPK,3,KPU,1,Kriminal,192,Kriminalisasi Ulama,1,Kronologi,1,Kuis Jokowi,1,Kultwit,1,Lalu Lintas,1,Life Style,20,Lowongan,1,Lukman Hakim Saifuddin,1,Makar,1,Metro Channel,2,Mobile,1,Mubahalah,2,Nahdlatul Ulama,4,Nasional,1689,Natal,1,News,1244,News. Nasional,1,Non Tunai,1,Novel Bamukmin,1,NU Care,1,Ojek Online,1,Opini,178,Oponi,1,Otomo,3,Otomotive,1,Pemerintahan,1,Pemilu Amerika,2,Pendidikan,22,Perang Dunia Ke-III,1,Peristiwa,1,Pilgub DKI,9,Pilkada,53,Pilkada 2017,14,Pilkada Bekasi,2,Pilkada DKI,125,Pilkada Jabar,1,Pilkada Jakarta,36,Pilpres,14,PKS,1,PMII,1,Polisi,1,Politik,895,Polri,2,Prabowo,1,PT DGI,1,Quiz,1,Ragam Nusantara,4,Religi,10,Rizieq Shihab,5,Rohingya,1,RPTRA,1,Saracen,3,SBY,8,Science,8,Semarang,1,Senayan,1,Senggang,1,Serba-serbi,6,Setya Novanto,2,Sidang Ahok,12,Sosial Budaya,18,Sport,9,Sumanto Al-Qurtubi,1,Sumpah Pemuda,1,Surat Terbuka,1,Tekno,48,Teori Konspirasi,1,Terorism,3,Terorisme,11,TIK,1,Timnas,1,Tito Karnavian,1,TNI,3,Toleransi,1,Transkrip,1,Travel,25,Trend Sosial,63,Trial,1,TurnBackHoax,1,Ulasan,2,UU Pemilu,1,Video,17,Viral,77,Vonis Ahok,2,Wakil Rakyat,1,Wawancara,2,Zakir Naik,2,
ltr
item
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan: Islamofobia: Karena Mengucap Insyaallah, Mahasiwa ini Diusir dari Pesawat di Amerika
Islamofobia: Karena Mengucap Insyaallah, Mahasiwa ini Diusir dari Pesawat di Amerika
http://farm2.staticflickr.com/1541/25914572724_6ef10765c7_b.jpg
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/04/islamofobia-karena-mengucap-insyaallah.html
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/04/islamofobia-karena-mengucap-insyaallah.html
true
1123746350529315679
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy