Geng Golf di Lingkaran Pejabat Pemprov DKI dari Jaman Foke, Jokowi, hingga Ahok, Begini Ceritanya

Geng Golf di Lingkaran Pejabat Pemprov DKI Basuki Tjahaja Purnama POLITIK, FaktaIndonesia.id - Geng Golf di lingkaran pejabat Pemprov DKI J...

Geng Golf di Lingkaran Pejabat Pemprov DKI

Basuki Tjahaja Purnama
POLITIK, FaktaIndonesia.id - Geng Golf di lingkaran pejabat Pemprov DKI Jakarta kini menjadi sorotan. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Fauzi Bowo angkat bicara tentang olahraga elite pejabat.

Golf menjadi olahraga bergengsi di kalangan pejabat sejak dahulu. Hampir mayoritas pejabat gemar bermain golf. Olahraga golf menjadi ajang para pejabat berkumpul dan berinteraksi.

Terbaru, kebiasaan pejabat bermain golf menjadi perhatian ketika Ahok mengungkap adanya geng golf yang beranggotakan sejumlah pejabat eselon 11 di Pemprov DKI Jakarta. Ahok menyebut salah satu pejabat yang hobi bermain golf yakni Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi yang tengah 'bersitegang' dengannya.

Kata Ahok, praktik geng golf ini sudah berlangsung lama. Ahok mengatakan permainan golf ini digandrungi gubernur sebelumnya. "Semua main golf, Bang Yos main golf, Foke main golf," kata Ahok.

Soal olahraga golf, secara pribadi Ahok mengaku tidak punya waktu untuk bermain golf. Ahok sebenarnya tidak mempersoalkan anak buahnya bermain golf asalkan pekerjaan mereka telah selesai. Namun, ia mempermasalahkan geng golf disalahgunakan sebagai ajang 'lobi halus; bagi pejabat ke atasan mereka supaya bisa naik pangkat. Bahkan servicenya, main golf hingga ke luar negeri.

Kisah pejabat pejabat bermain golf juga pernah menjadi perhatian Joko Widodo saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ketika itu, Jokowi mengaku tidak bisa bermain golf. "Saya ini wong ndeso, wong kampung, nggak ngerti golf. Saya bisanya nyangkul," ujar Jokowi.

Keberadaan geng golf di Pemprov DKI Jakarta juga tidak luput dari perhatian Fauzi Bowo di awal era kepemimpinannya di Jakarta. Saat itu, Foke pada tahun 2007 silam baru dilantik. Pria yang akrab disapa Foke ini siap memberikan sanksi kepada anak buahnya yang ketahuan bermain golf saat jam kerja.

Begini Ceritanya:


Ahok Sebut Golf 'Dongkrak' Pangkat

Ahok mengungkap praktik geng golf ini sudah berlangsung sejak lama dan menjadi upaya lobi pejabat eselon II ke atasannya agar bisa naik pangkat.

"Pejabat kalau enggak bisa main golf, enggak bisa naik pangkat,"  kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Tak jarang si pejabat yang ingin naik pangkat menservis main golf hingga ke luar negeri. Apalagi kalau bukan untuk sarana lobi. "Dulu (bermain) golf bisa ke luar negeri," papar Ahok.

Beruntung saat ini jumlah eselon II di Pemprov DKI yang menjadi anggota geng golf tak lagi sebanyak dulu. Dalam catatan Ahok, eselon II yanag masih sering main golf adalah Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi. Menurut Ahok, usai dilantik menjadi Wali Kota Jakarta Utara pada 2 Januari 2015 lalu, Rustam Effendi langsung berencana main golf. "Saya kan banyak intel, (mereka) sudah janjian mau main golf, termasuk salah satunya dia (Rustam). Terus dia mau main golf dan saya tahu ini ada geng main golf, di (Pemprov) DKI ini," ungkap Ahok.

Ahok mengaku sebenarnya tidak mempermasalahkan jika ada anak buahnya yang bermain golf. "Saya enggak masalah kamu mau main golf kek, mau mijit kek, mau ke mana. Itu hak Anda tapi kerjaann harus beres, saya enggak masalah, saya sudah buka tantangan. Terus (Rustam) dipanggil, 'eh lu mau main golf ya main, tapi kerjaan lu beres'," tuturnya.

Lebih lanjut, Ahok mengatakan perkumpulan golf di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sejak era gubernur sebelumnya. "Itu dulu pejabat-pejabat kita rata-rata main golf. Semua main golf, Bang Yos main golf, Foke main golf," kata Ahok.

Lantas apakah Ahok juga mengikuti jejak dua pendahulunya tersebut? "Nggak, waktunya nggak ada juga (buat main golf) hehe," jawabnya terkekeh.

Perkumpulan golf dinilainya sebagai arena untuk 'melobi' secara halus. "Nggak juga, ini bukan soal main golf mahalnya. Mereka main golf itu dulu ada perkumpulannyalah. Kalau main golf kan kayak lobi, lebih dekat. Ngobrol, akhirnya lebih kenal," jelas Ahok.


Joko Widodo didampingi Basuki Tjahaja Purnama
Jokowi Bisanya Nyangkul, Bukan Golf


Di kala sejumlah kalangan pejabat sedang bangga-bangganya bisa bermain golf, lain cerita dengan Jokowi. Jokowi yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ini tak malu dan cuek saja tak bisa bermain olahraga elite itu.

"Saya ini wong ndeso, wong kampung, nggak ngerti golf. Saya bisanya nyangkul," jelas Jokowi di Balai Kota DKI Jkaarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin 2 September 2013 silam.

Jokowi mengaku seumur hidupnya belum pernah pegang stik golf. Dia juga tak tertarik untuk mencoba. Jadi, dia mengaku sama sekali tak mengerti kalau ditanya soal golf.

"Saya itu tidak bisa main golf. Belum pernah pegang stik golf. Belum pernah lihat dalamnya golf gimana," jelas Jokowi.

Fauzi Bowo (Foke)

Foke dan Sanksi Geng Golf


Main golf di jam kerja. Kebiasaan itulah yang harus distop oknum pejabat Pemprov DKI Jakarta. Jika kepergok, Fauzi Bowo yang kala itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta baru bakal menjatuhkan sanksi.

"Tapi itu kita lihat dulu kan belum tentu mereka main golf," kata Fauzi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin 3 September 2007.

Pria yang dikenal dengan sebutan Bang Kumis ini berjanji tidak akan main golf apalagi saat jam kerja. "Saya tidak akan main golf pada jam kerja," ujar Fauzi.

Fauzi berharap anak buahnya nanti meniru langkahnya. "Mudah-mudahan mereka melihat atasannya," kata Fauzi.

Saat berkunjung ke kantor detikcom pada 4 Mei 2007, Fauzi mengaku lebih menyukai olah raga yang murah meriah untuk menjaga stamina supaya tetap fit. Fauzi lebih memilih berjogging ria. "Golf tidak. Tetapi bukan tidak bisa loh," ujarnya saat itu.


Sumber: Detik.com


Name

#AksiJokowi,4,#BaladaCintaRizieq,10,#HariHariAhok,2,#NovelBaswedan,3,#VonisAhok,7,Advetorial,1,Ahmad Dhani,3,Ahok,26,Ahok Tersangka,21,Al-Maidah 51,37,Amerika,4,Anies Baswedan,2,Antasari,2,Anti Hoax,2,Anti Korupsi,2,Anti-Hoax,6,Bahar bin Smith,1,Balada Cinta Rizieq,1,Basuki Tjahaja Purnama,8,Bekasi,1,Berita,1455,BNPT,1,Bogor,3,Buni Yani,12,Buni Yani Tersangka,7,Buya Syafi'i,1,Cybercrime,5,Debat Capres-Cawapres,1,Demo 2 Desember,14,Demo 212,6,Demo 25 November,1,Demo 4 November,1,Demo 411,1,Demo Ahok,53,Denny Siregar,2,Densus 88,3,Donald Trump,4,DPR,1,Education,6,Ekonomi,66,Entertainment,28,Fadli Zon,2,Fahri Hamzah,3,Fahri Hazah,1,Fakta Seputar,5,Featured,71,Film,1,Finance,3,First Travel,1,FPI,7,G30S/PKI,1,Gadget,1,Gempa Aceh,4,GNPF-MUI,1,Golkar,1,Goyang Maumere,1,Gus Dur,2,Gus Mus,2,Habib Rizieq,1,Haul Gus Dur,2,Headlines,88,Health,35,Heboh,1,Historia,1,HMI,4,Hoax or Not,11,Humor,6,Ibas,1,Indonesia,5,Indonesiana,6,Inspirasi,36,Internasinal,1,Internasional,161,Internet Positif,1,Islam,30,Iwan Fals,1,Jabodetabek,1,Jakarta,429,Jawa Barat,2,Johan Budi,1,Joko Widodo,2,Jokowi,16,Jonru,5,Jusuf Kalla,1,KAHMI,1,Kalijodo,1,Kalimantan,1,Kasus,1,Kasus Korupsi,1,Kasus Makar,2,Kebangsaan,1,Kemendikbud,1,Kepoin Aja,3,Kivlan Zein,1,Kolom,19,Kolom Agama,24,Kolom Humaniora,6,Kolom Pendidikan,1,Kolom Politik,34,Korupsi,1,KPK,3,KPU,1,Kriminal,192,Kriminalisasi Ulama,1,Kronologi,1,Kuis Jokowi,1,Kultwit,1,Lalu Lintas,1,Life Style,20,Lowongan,1,Lukman Hakim Saifuddin,1,Makar,1,Metro Channel,2,Mobile,1,Mubahalah,2,Nahdlatul Ulama,4,Nasional,1689,Natal,1,News,1244,News. Nasional,1,Non Tunai,1,Novel Bamukmin,1,NU Care,1,Ojek Online,1,Opini,178,Oponi,1,Otomo,3,Otomotive,1,Pemerintahan,1,Pemilu Amerika,2,Pendidikan,22,Perang Dunia Ke-III,1,Peristiwa,1,Pilgub DKI,9,Pilkada,53,Pilkada 2017,14,Pilkada Bekasi,2,Pilkada DKI,125,Pilkada Jabar,1,Pilkada Jakarta,36,Pilpres,14,PKS,1,PMII,1,Polisi,1,Politik,895,Polri,2,Prabowo,1,PT DGI,1,Quiz,1,Ragam Nusantara,4,Religi,10,Rizieq Shihab,5,Rohingya,1,RPTRA,1,Saracen,3,SBY,8,Science,8,Semarang,1,Senayan,1,Senggang,1,Serba-serbi,6,Setya Novanto,2,Sidang Ahok,12,Sosial Budaya,18,Sport,9,Sumanto Al-Qurtubi,1,Sumpah Pemuda,1,Surat Terbuka,1,Tekno,48,Teori Konspirasi,1,Terorism,3,Terorisme,11,TIK,1,Timnas,1,Tito Karnavian,1,TNI,3,Toleransi,1,Transkrip,1,Travel,25,Trend Sosial,63,Trial,1,TurnBackHoax,1,Ulasan,2,UU Pemilu,1,Video,17,Viral,77,Vonis Ahok,2,Wakil Rakyat,1,Wawancara,2,Zakir Naik,2,
ltr
item
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan: Geng Golf di Lingkaran Pejabat Pemprov DKI dari Jaman Foke, Jokowi, hingga Ahok, Begini Ceritanya
Geng Golf di Lingkaran Pejabat Pemprov DKI dari Jaman Foke, Jokowi, hingga Ahok, Begini Ceritanya
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt-nHfsNJFceB3mPsS-8aFVDs-EAZ_duqtCUd8Z3sg-SEuybKdXqvCrFxv4uBjMO4bhHj3nrbEm6_pmTG9U5R-_32IDbO4OublOuq2IrXUiRCF-GWDPofo4GUkNYjh0na7YhPP9XzVj94/s640/Ahok.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt-nHfsNJFceB3mPsS-8aFVDs-EAZ_duqtCUd8Z3sg-SEuybKdXqvCrFxv4uBjMO4bhHj3nrbEm6_pmTG9U5R-_32IDbO4OublOuq2IrXUiRCF-GWDPofo4GUkNYjh0na7YhPP9XzVj94/s72-c/Ahok.jpg
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/04/geng-golf-di-lingkaran-pejabat-pemprov.html
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/04/geng-golf-di-lingkaran-pejabat-pemprov.html
true
1123746350529315679
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy