Selain Menang di TPS Markas FPI, AHOK-Djarot Juga Menang Di TPS Agus Yudhoyono Fakta Indonesia - Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI...
![]() |
| Selain Menang di TPS Markas FPI, AHOK-Djarot Juga Menang Di TPS Agus Yudhoyono |
Hal ini mengejutkan terjadi di lantaran TPS 17 Petamburan, Tanah Abang ini berdekatan dengan Markas Front Pembela Islam. Sebagai basis dari FPI yang anti terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, calon gubernur petahana itu malah unggul.
Sontak saja, warga yang banyak mendukung Habib Rizieq Shihab itu berteriak di lokasi pemungutan yang ada di Gang Paski, Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Warga selalu menyuraki bila nomor dua disebutkan petugas.
"Nomor dua," ucap petugas saat membuka surat suara di lokasi. Warga pun langsung membalas. "Belum sun**t tuh nomor dua," teriak warga seraya tertawa.
Berita Terkait Pelaksanaan Pilkada 2015 di 3 Daerah Ini Belum Rampung
Hal itu menjadi bahan tertawaan para warga Petamburan. Padahal mereka sangat anti Ahok yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat.
Sampai penghitungan selsai, Ahok-Djarot unggul dari pasangan Anis Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.
Dari pantauan di papan pencatatan, Ahok-Djarot unggul dengan 278 suara. Sementara Anis-Sandi sekitar 212 suara. Dan paling terakhir adala Agus-Sylvi dengan 38 suara.
AHOK-Djarot juga Mennag di TPS Tempat AHY Nyoblos
Selain menang di TPS 17 Petamburan, pasangan AHOK-Djarot juga unggul cukup jauh dengan perolehan 286 suara di TPS 6, tempat Agus Harimurti mencoblos.
Pasangan calon nomor urut 1 Agus-Sylviana Murni menempati posisi kedua dengan perolehan 127 suara. Adapun Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengantongi perolehan 66 suara, alias di urutan terakhir.
"Ini hasil akhirnya, Pak Ahok di sini unggul 286," ujar petugas KPPS Immanuel Partogi TPS 06, Jalan Cibeber I, Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017).
Perhitungan suara dimulai sejak pukul 14.20 WIB. Terdapat 479 suara sah dari keseluruhan para warga yang mencoblos.
"Jadi surat yang sah 479, bisa dilihat di papan. Yang lainnya bukan rusak tapi tidak sah," kata Immanuel.
Perhitungan selesai pada sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas sempat menghitung kembali surat karena ada selisih satu suara yang belum terdata. (JPNN/Detik.com/MW)
