Membaca Analisis Ini, Benarkan Perang Dunia Ketiga Semakin Dekat? Mengerikan!

Rusia FaktaIndonesia.ID -  Kata orang, banyak jalan menuju Roma. Tapi hari-hari ini, tampaknya semua jalan sedang mengarah ke Rusia. Atau le...

Rusia
FaktaIndonesia.ID - Kata orang, banyak jalan menuju Roma. Tapi hari-hari ini, tampaknya semua jalan sedang mengarah ke Rusia. Atau lebih tepatnya: Vladimir Putin.

Rusia saat ini tengah menjadi sorotan dunia atas apa yang terjadi di Suriah, konflik di Ukraina, tuduhan akan memengaruhi hasil pemilu di Amerika Serikat, dan dugaan ingin melemahkan Uni Eropa.

Enam belas tahun lalu saat Putin menjadi presiden, dia digambarkan sebagai sosok yang siap bekerja sama dengan negara Barat. Presiden AS Bill Clinton bahkan menyebut dia sosok yang 'cerdas' dan 'pria dengan potensi luar biasa'.

Namun seiring berjalannya waktu, tampaknya semua harapan itu justru bertolak belakang dengan kenyataan sebenarnya. Putin kini dianggap sebagai pemimpin yang semakin berkuasa di mata negara Barat. Dia juga kini tidak percaya dengan negara Barat.

"Ada perasaan bahwa kini Amerika sudah terbukti bukan satu-satunya negara superpower di dunia," ujar mantan penyiar televisi Vladimir Pozner, seperti dilansir BBC, Rabu (5/10). "Jika Rusia tidak terjebak oleh apa yang diinginkan Amerika maka mereka (AS) akan membayar harga cukup mahal."

Semakin meluasnya pengaruh NATO dipandang oleh Rusia sebagai sebuah ancaman yang nyata. Kalian menekan kami maka kami juga akan balik menekan. Dan kami akan lakukan apa pun untuk membuat kalian merasa tidak nyaman seperti yang kami rasakan.

"Kondisi saat ini cukup berbahaya, bisa menimbulkan konfrontasi nyata, bahkan mungkin mengarah pada pengerahan militer dan perang."

Pekan ini tabloid kondang di Rusia Moskovsky Komsomolets menulis tentang konflik Suriah yang kemungkinan bisa memicu 'konfrontasi militer langsung antara Rusia dan Amerika'. Artinya Perang Dunia Ketiga makin dekat.

Peta konflik Suriah saat ini punya gambaran kurang lebih seperti ini: Rusia bersama Iran, China, mendukung rezim Basyar al-Assad. Sedangkan Amerika, Arab Saudi, Qatar, Yordania, Turki, beserta kelompok oposisi ingin menumbangkan Assad. Belum lagi kelompok-kelompok militan asing yang berdatangan dengan agenda kepentingan masing-masing. Ingin mendirikan negara kekhalifahan di Irak dan Suriah seperti ISIS. Sementara AS dan Saudi mendukung para jihadis macam ISIS untuk melemahkan pemerintah Suriah.

"Selama masa Perang Dingin hubungan kita (AS-Rusia) buruk," ujar Andrey Kortunov, kepala Dewan Urusan Internasional Rusia. "Tapi selama Perang Dingin hubungan itu sedikit banyak lebih stabil karena kami masing-masing tahu apa yang diharapkan dari kedua pihak. Kami paham aturan mainnya.

"Hari ini kondisinya tidak seperti itu. Hubungan jadi tidak stabil. Ini yang membuat hubungan ini lebih berbahaya ketimbang Perang Dingin."

Amerika dan negara Barat menuding Rusia melakukan kejahatan perang di Suriah dengan melancarkan serangan udara yang menyasar warga sipil dan pekerja kemanusiaan. Moskow selalu menyangkal tuduhan itu dengan mengatakan mereka menyerang teroris dan pemberontak.

Dua pekan lalu Rusia berang lantaran serangan udara AS dan sekutunya di Deir Ezzor, Suriah, menewaskan 62 tentara Suriah.

AS mengatakan serangan di masa gencatan senjata itu sebetulnya ditujukan kepada para militan ISIS, tapi ternyata salah sasaran. Memang terdengar konyol dan mengada-ada.

Dalam wawancara dengan dengan kantor berita the Associated Press di Damaskus setelah kejadian itu, Presiden Assad mengatakan serangan udara militer Amerika Serikat yang menewaskan 62 tentara Suriah adalah serangan yang disengaja.

"Itu bukan kecelakaan yang dilakukan satu pesawat. Ada empat pesawat yang menyerang posisi pasukan Suriah hampir satu jam atau bahkan lebih dari satu jam," ujar Assad, seperti dilansir Russia Today, Kamis (22/9).

Dua hari lalu tiga pejabat Amerika Serikat mengatakan kepada stasiun televisi Fox News, Rusia kini sudah mengerahkan persenjataan militer modern berupa sistem antirudal ke Suriah buat pertama kali. Ini berarti Rusia ingin meningkatkan operasi militernya di Suriah untuk mendukung rezim Basyar al-Assad, seperti dilansir Fox News, Selasa (4/10).

Meski belum jelas apa tujuan Rusia mengerahkan senjata itu, namun seorang pejabat AS dengan sarkastis bertanya-tanya, "Nusra jelas tidak punya angkatan udara, bukan?" kata dia tentang kelompok jaringan Al Qaidah di Suriah. ISIS juga tidak punya pesawat. Itu artinya Rusia jelas mengerahkan sistem antirudal buat melindungi diri dari segala kemungkinan serangan dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Menyusul gagalnya gencatan senjata untuk bantuan kemanusiaan, kondisi di Suriah kini kian tidak menentu. Dua kekuatan besar, AS dan Rusia, saling mengarahkan telunjuk tentang siapa yang salah. Jika kondisi ini berlarut-larut tanpa solusi, bukan tidak mungkin Perang Dunia Ketiga memang sudah dekat. (sumber: Merdeka.com)


Name

#AksiJokowi,4,#BaladaCintaRizieq,10,#HariHariAhok,2,#NovelBaswedan,3,#VonisAhok,7,Advetorial,1,Ahmad Dhani,3,Ahok,26,Ahok Tersangka,21,Al-Maidah 51,37,Amerika,4,Anies Baswedan,2,Antasari,2,Anti Hoax,2,Anti Korupsi,2,Anti-Hoax,6,Bahar bin Smith,1,Balada Cinta Rizieq,1,Basuki Tjahaja Purnama,8,Bekasi,1,Berita,1455,BNPT,1,Bogor,3,Buni Yani,12,Buni Yani Tersangka,7,Buya Syafi'i,1,Cybercrime,5,Debat Capres-Cawapres,1,Demo 2 Desember,14,Demo 212,6,Demo 25 November,1,Demo 4 November,1,Demo 411,1,Demo Ahok,53,Denny Siregar,2,Densus 88,3,Donald Trump,4,DPR,1,Education,6,Ekonomi,66,Entertainment,28,Fadli Zon,2,Fahri Hamzah,3,Fahri Hazah,1,Fakta Seputar,5,Featured,71,Film,1,Finance,3,First Travel,1,FPI,7,G30S/PKI,1,Gadget,1,Gempa Aceh,4,GNPF-MUI,1,Golkar,1,Goyang Maumere,1,Gus Dur,2,Gus Mus,2,Habib Rizieq,1,Haul Gus Dur,2,Headlines,88,Health,35,Heboh,1,Historia,1,HMI,4,Hoax or Not,11,Humor,6,Ibas,1,Indonesia,5,Indonesiana,6,Inspirasi,36,Internasinal,1,Internasional,161,Internet Positif,1,Islam,30,Iwan Fals,1,Jabodetabek,1,Jakarta,429,Jawa Barat,2,Johan Budi,1,Joko Widodo,2,Jokowi,16,Jonru,5,Jusuf Kalla,1,KAHMI,1,Kalijodo,1,Kalimantan,1,Kasus,1,Kasus Korupsi,1,Kasus Makar,2,Kebangsaan,1,Kemendikbud,1,Kepoin Aja,3,Kivlan Zein,1,Kolom,19,Kolom Agama,24,Kolom Humaniora,6,Kolom Pendidikan,1,Kolom Politik,34,Korupsi,1,KPK,3,KPU,1,Kriminal,192,Kriminalisasi Ulama,1,Kronologi,1,Kuis Jokowi,1,Kultwit,1,Lalu Lintas,1,Life Style,20,Lowongan,1,Lukman Hakim Saifuddin,1,Makar,1,Metro Channel,2,Mobile,1,Mubahalah,2,Nahdlatul Ulama,4,Nasional,1689,Natal,1,News,1244,News. Nasional,1,Non Tunai,1,Novel Bamukmin,1,NU Care,1,Ojek Online,1,Opini,178,Oponi,1,Otomo,3,Otomotive,1,Pemerintahan,1,Pemilu Amerika,2,Pendidikan,22,Perang Dunia Ke-III,1,Peristiwa,1,Pilgub DKI,9,Pilkada,53,Pilkada 2017,14,Pilkada Bekasi,2,Pilkada DKI,125,Pilkada Jabar,1,Pilkada Jakarta,36,Pilpres,14,PKS,1,PMII,1,Polisi,1,Politik,895,Polri,2,Prabowo,1,PT DGI,1,Quiz,1,Ragam Nusantara,4,Religi,10,Rizieq Shihab,5,Rohingya,1,RPTRA,1,Saracen,3,SBY,8,Science,8,Semarang,1,Senayan,1,Senggang,1,Serba-serbi,6,Setya Novanto,2,Sidang Ahok,12,Sosial Budaya,18,Sport,9,Sumanto Al-Qurtubi,1,Sumpah Pemuda,1,Surat Terbuka,1,Tekno,48,Teori Konspirasi,1,Terorism,3,Terorisme,11,TIK,1,Timnas,1,Tito Karnavian,1,TNI,3,Toleransi,1,Transkrip,1,Travel,25,Trend Sosial,63,Trial,1,TurnBackHoax,1,Ulasan,2,UU Pemilu,1,Video,17,Viral,77,Vonis Ahok,2,Wakil Rakyat,1,Wawancara,2,Zakir Naik,2,
ltr
item
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan: Membaca Analisis Ini, Benarkan Perang Dunia Ketiga Semakin Dekat? Mengerikan!
Membaca Analisis Ini, Benarkan Perang Dunia Ketiga Semakin Dekat? Mengerikan!
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7xSPFei1BpqL8c3thl1kUOtd3cXhsVbWN2953jBq7b_fS9fNFCRWd5s3IIgFcyqEwmP-KK8rvs83mKfAERWT4cHyLl7fbz73Y2jUXoD7N5awpYoI1QvYph1FeUBCq11Hj4jOnbqAYh9E/s640/Rusia.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7xSPFei1BpqL8c3thl1kUOtd3cXhsVbWN2953jBq7b_fS9fNFCRWd5s3IIgFcyqEwmP-KK8rvs83mKfAERWT4cHyLl7fbz73Y2jUXoD7N5awpYoI1QvYph1FeUBCq11Hj4jOnbqAYh9E/s72-c/Rusia.jpg
FaktaIndonesia.id - Berita Fakta Indonesia Pilihan
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/10/membaca-analisis-ini-benarkan-perang_6.html
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/
https://kompasnewscom.blogspot.com/2016/10/membaca-analisis-ini-benarkan-perang_6.html
true
1123746350529315679
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy